BI Solo, Catat Penukar Uang Rp19,8 Miliar

Solo, beritabaru.com - Bank Indonesia cabang Solo, Jawa Tengah, menyebutkan jumlah penukaran uang hingga minggu ketiga menjelang Lebaran tahun ini mencapai Rp19,8 miliar. Dari jumlah total penukaran uang yang mencapai Rp19,8 miliar, jumlah penukaran uang pecahan Rp5.000 mencapai Rp5,6 miliar. Untuk penukaran uang pecahan Rp2.000, jumlahnya mencapai Rp5,1 miliar.

"Mayoritas masyarakat menukarkan uang mereka ke pecahan Rp5.000 dan Rp2.000," kata Pimpinan Bank Indonesia Solo, Dewi Setyowati di Solo, Sabtu (12/9). Jumlah penukaran berbeda dengan pecahan logam yang terdiri dari Rp1.000 dan Rp500. "Jumlahnya jauh lebih sedikit dari uang pecahan Rp2.000 dan Rp5.000, yakni hanya mencapai Rp29,5 juta," ujar dia.

Menurutnya, jumlah tersebut didapatkan oleh Bank Indonesia Solo melalui penukaran uang yang dilakukan setiap Senin dan Kamis selama Ramadhan. Dan pada Senin (14/9), merupakan kesempatan terakhir masyarakat yang diberikan Bank Indonesia untuk menukarkan uang.

Deputi Pemimpin Kantor Bank Indonesia Solo Bidang Sistem Pembayaran Intern, Tatung M. Taufik menambahkan, penukaran uang pada hari terakhir nanti, BI Solo menyiapkan uang pecahan sebanyak Rp1,35 miliar. "Dari jumlah tersebut sebagian besar untuk pecahan Rp5.000 dan Rp2.000," kata Tatung.

Untuk mengantisipasi lonjakan masyarakat yang menukarkan uang, kata Dewi Setyowati, Bank Indonesia Solo sudah mencetak nomor antrean sebanyak 1.500 nomor. Selain itu, jumlah nomor antrean yang mencapai 1.500 itu disediakan agar jumlah masyarakat yang dilayani dapat lebih banyak. "Upaya tersebut dilakukan agar penukaran uang dapat berjalan dengan tertib, meski jumlah penukar uang akan membludak," katanya. (*)