Profil Kabupaten Karanganyar

Persebaran skala usaha UMKM di Kabupaten Karanganyar bervariasi dengan rata-rata usia usaha selama 11 tahun. Terdapat sekitar 37 persen UMKM berskala mikro, 32 persen berskala kecil dan 31 persen berskala menengah. Jika dilihat dari perspektif sektor usahanya; sebagian besar UMKM di Kabupaten Karanganyar yang bergerak di Sektor Industri Pengolahan. Terdapat sekitar 44 persen UMKM bergerak di sektor Industri Pengolahan, kemudian diikuti oleh Sektor Pertanian sebesar 29 persen; Sektor Jasa sebesar 12 persen; Sektor Perdagangan sebesar 11 persen; Sektor Pengangkutan sebesar 2 persen; serta Sektor Pertambangan dan Kontruksi masing-masing sebesar 1 persen. Di sisi lain jika dilihat dari aspek sebaran cakupan pemasaran, sebagian besar UMKM di Kabupaten Sukoharjo berorientasi lokal. Terdapat sekitar 43 persen UMKM di Kabupaten Sukoharjo memiliki pasar lokal, sementara 23 persen memiliki pasar regional, 29 persen pasar nasional dan hanya sekitar 4 persen memiliki pasar internasional atau berorientasi ekspor.

Jika dilihat dari aspek pengembangan usaha, secara umum hanya sekitar 17 persen UMKM yang tidak memiliki hambatan berusaha. Beberapa jenis hambatan berusaha tersebut antara lain yaitu: hambatan persaingan (persaingan klaster, persaingan domestik dan persaingan luar negeri), penyelundupan, kebjakan ekonomi, kebijakan harga, penguasaan teknologi, permodalan dan manajerial. Sementara itu, komoditi UMKM di Kabupaten Karanganyar memiliki potensi yang besar untuk dibiayai oleh lembaga keuangan dan perbankan. Hal tersebut ditunjukkan oleh fakta statsitik yaitu sekitar 61 persen UMKM di Kabupaten Karanganyar menjalin kemitraan dengan perbankan sebagai salah satu alterntif sumber pembiayaan ketika melakukan ekspansi usaha. Meskipun demikian kualitas dan kuantitas pembinaan UMKM di Kabupaten Karanganyar masih rendah. Hal tersebut ditunjukkan oleh proporsi UMKM yang mendapatkan pembinaan yang hanya mencapai 29 persen. Akan tetapi, jika dilihat dari prospek pengembangan produk, sebagaian besar (sekitar 86,5 persen) produk UMKM di Kabupaten Karanganyar berada dalam siklus berkembang (41 persen) dan matang (45,5 persen). Siklus produk berkembang dan matang menunjukkan bahwa potensi tumbuh untuk produk UMKM di Kabupaten Karanganyar sangat baik.