Profil Kabupaten Klaten

Sebagian besar UMKM di Kabupaten Klaten berskala mikro dan kecil dengan total proporsi sebesar 67 persen. Secara detiil proporsi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah adalah 40 persen, 27 persen, dan 33 persen. Rata-rata lama usaha UMKM di Kabupaten Klaten adalah 17 tahun. Sementara itu, berdasarkan sektor usaha responden UMKM di Kabupaten Klaten sebagian besar bergerak di Sektor Industri Pengolahan yaitu sebesar 59 persen; selanjutnya diikuti oleh Sektor Pertanian sebesar 17 persen; Sektor Perdagangan sebesar 11 persen; Sektor Jasa sebesar 7 persen; Sektor Pertambangan sebesar 4 persen; serta Sektor Pengangkutan sebesar 2 persen. Enam sektor usaha UMKM tersebut memasarkan output produksinya ke beberapa area pemasaran seperti lokal, regional, nasional dan internasional. Sebagian besar produk UMKM di Kabupaten Klaten memiliki daerah pemasaran di luar Kabupaten Klaten (75 persen). Cakupan pemasaran tersebut terdiri dari 21 persen memiliki pasar regional, 42 persen nasional dan 12 persen berorientasi ekspor.

Sebagian besar UMKM di Kabupaten Klaten memiliki hambatan dalam mengembangkan usah. Setidaknya terdapat 80 persen UMKM di Kabupaten Klaten memiliki hambatan dalam pengembangan usaha. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM di Kabupaten Klaten telah memanfaatkan bank sebagai alternatif mitra guna melakukan ekspansi usaha. Perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan UMKM di Kabupaten Klaten relatif rendah. Hal tersebut ditunjukkan dengan rendahnya UMKM yang mendapatkan binaan di Kabupaten Klaten. Setidaknya terdapat 69 persen UMKM yang belum mendapatkan pembinaan dari aparat terkait. Namun jika dilihat dari aspek peluang pegembangan produk di masa akan datang, produk UMKM Kabupaten Klaten berada dalam tahap berkembang dan matang. Kondisi tersebut menunjukkan kejenuhan pasar terhadap produk UMKM yang masih memiliki prospek yang cerah untuk dikembangkan. Setidaknya terdapat 35 persen produk UMKM di Kabupaten Klaten berada dalam tahap berkembang, sementara 44 persen dalam tahap matang.